Mengenal Luhurnya Sejarah Kami

Desa Sumberkejayan bukan sekadar titik geografis, melainkan warisan peradaban yang terus tumbuh dalam harmoni antara nilai leluhur dan modernitas digital.

Desa Sumberkejayan

Sejarah Desa

Desa Sumberkejayan

Sejarah Awal

Awal mula terjadinya Desa Sumberkejayan berawal dari masa kerajaan di Pulau Jawa yang mulai dimasuki oleh kolonial Belanda. Pada masa itu, banyak kerajaan besar yang hancur akibat politik adu domba yang dilancarkan oleh penjajah, termasuk hancurnya Kerajaan Majapahit. Kondisi ini memaksa banyak orang-orang kerajaan untuk melarikan diri dan mencari perlindungan di hutan belantara demi menghindari kejaran pasukan kolonial.

Pada saat Majapahit masih dalam masa kejayaannya, jalan provinsi yang membentang dari Jember menuju Banyuwangi melalui Dusun Tegalan dan Dusun Krajan sebenarnya merupakan jalur bersejarah. Jalur tersebut adalah rute perjalanan bala tentara Majapahit saat hendak melakukan penyerangan ke Kerajaan Blambangan di Banyuwangi. Hingga kini, jejak sejarah tersebut masih abadi dan menjadi jalan utama lintas kabupaten yang menghubungkan wilayah-wilayah penting di Jawa Timur.

Seiring berjalannya waktu, persembunyian di dalam hutan tersebut berkembang menjadi pemukiman yang padat penduduk. Namun, keberadaan perkampungan ini akhirnya tercium oleh penjajah Belanda sekitar tahun 1797, yang mengakibatkan terjadinya pertempuran hebat. Di tengah ancaman tersebut, muncul sebuah kepercayaan mistik mengenai sebuah sumber mata air di bawah pohon besar yang diyakini mampu memberikan kekebalan tubuh terhadap senjata bagi siapa saja yang meminum airnya.

Kabar mengenai khasiat air tersebut menyebar luas setelah terbukti banyak pejuang yang kebal terhadap peluru Belanda saat bertempur, hingga mereka menjuluki peluru penjajah hanya seperti "jagung yang hinggap di dada". Sumber mata air tersebut kemudian dikenal dengan sebutan "Air Sumberkejayaan", yang menjadi asal-usul nama Desa Sumberkejayan. Meskipun awalnya wilayah ini hanya mencakup area sekitar sumber di Dusun Krajan, kini namanya telah abadi menjadi sebuah identitas desa yang dikenal luas oleh masyarakat.

Cita-Cita Luhur

VISI

"Visi Desa Sumberkejayan adalah menjadi desa yang maju, mandiri, dan berbudaya, dengan memanfaatkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan."

MISI

01

Reformasi Birokrasi & Pelayanan Publik

02

Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

03

Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan

04

Peningkatan Kualitas SDM & Kesejahteraan Sosial

05

Pelestarian Budaya & Lingkungan

Struktur Organisasi

Sinergi antara pemimpin berpengalaman dan tenaga muda progresif untuk melayani masyarakat Sumberkejayan.

Sugeng Purnomo

Sugeng Purnomo

Kepala Desa

Siti Aminah

Siti Aminah

Sekretaris

Budi Santoso

Budi Santoso

Bendahara

Dewi Lestari

Dewi Lestari

Kepala Urusan Tata Usaha

Ahmad Fauzi

Ahmad Fauzi

Kepala Urusan Keuangan